Home > Uncategorized > Angka Penting (Significant Figures)

Angka Penting (Significant Figures)


Dalam pengukuran, angka penting menunjukkan keakuratan dari sebuah observasi atau pengambilan data. Sebagai contoh, pada penggaris millimeter, angka penting hasil pengukuran dalam meter bisa mencapai empat angka, contoh 0.321 m (pengukuran bisa dibaca sampai ke ukuran 0.001 m). Dalam mengkalkulasi hasil pengukuran, perlu diperhatikan jumlah angka penting yang terlibat, terutama jika alat yang digunakan memiliki ketelitian yang berbeda-beda sehingga bisa menimbulkan kebingungan mengenai berapa angka penting yang digunakan. Penggunaan angka penting harus konsisten dengan teori kesalahan (theory of errors). Jika angka penting yang digunakan menurun dari yang seharusnya, maka waktu yang dihabiskan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang presisi menjadi sia-sia. Sedangkan jika terlalu banyak angka penting yang digunakan, maka hasil pengukuran bisa saja menghasilkan presisi yang tidak benar. Oleh karena itu, berikut akan dipaparkan cara penggunaan angka penting dalam kalkulasi matematika.

Dalam operasi penjumlahan dan pengurangan, untuk mendapatkan hasil yang memiliki angka penting yang benar, dapat mengikuti langkah berikut:
1.    Identifikasi kolom atau angka yang paling kanan dari tiap-tiap bilangan yang terlibat dalam perhitungan.
2.    Lakukan penjumlahan atau pengurangan
3.    Lakukan pembulatan terhadap hasil sehingga posisi angka yang terletak pada kolom paling kanan dari hasil sama dengan bilangan yang angka terkanannya berada pada kolom paling kiri dari bilangan yang terlibat dalam perhitungan.
Contoh Penjumlahan:

  56.7536 + 1.02 + 585.0 = 642.7736 (Jawaban: 642.8)

5 6. 7 5 3 6
+ 1. 0 2
+ 5 8 5. 0 angka penting terkanan pada kolom terkiri
6 4 2. 7 7 3 6
(Jawaban 6 4 2. 8) angka penting terkanan mengikuti kolom terkiri dari bilangan di atas

Contoh Pengurangan:

378 – 2.1 = 375.9 (Jawaban: 376)

3 7 8. ß angka penting terkanan pada kolom terkiri
2. 1
3 7 5. 9
(Jawaban 3 7 6. ß angka penting terkanan mengikuti kolom terkiri dari bilangan di atas

Pada operasi perkalian dan pembagian, jumlah angka penting pada hasil sama dengan jumlah angka penting terkecil dari factor perkalian.
Contoh : 346.25 x 2.82 = 976.425 (Jawaban: 976)

Categories: Uncategorized Tags: , ,
  1. fandi
    November 17, 2014 at 4:59 am

    mas bro,
    mohon penjelasannya, untuk penjumlahan di atas angka penting terkanan mengikuti kolom terkiri dari bilangan di atas bukan hasilnya 642.774 ?
    i masih bingung dg angka penting.

    • November 17, 2014 at 7:05 am

      Maaf kalo kata-katanya sulit dimengerti, saya menerjemahkannya dari buku bhs inggris
      Maksudnya di atas ialah angka penting terkanan pada hasil mengikuti bilangan yang angka terkanannya terletak paling kiri di antara seluruh bilangan yang terlibat dalam operasi penjumlahan. Dalam hal contoh di atas, bilangan yang angka terkanannya terletak paling kiri adalah 585.0, dimana angka penting terkanannya terletak satu angka setelah koma, maka hasil dari penjumlahan di atas harus memiliki angka penting yang terletak satu angka setelah koma juga, yaitu 642.8

      Mudah2an bisa membantu🙂

      • fandi
        November 17, 2014 at 7:30 am

        ok bro, terima kasih.

  2. August 9, 2016 at 8:50 pm

    malam mas saya boleh tidak minta data program AR Gish 10.1

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: