Home > Sistem Informasi Geografis > Mambangun Karir di bidang GIS

Mambangun Karir di bidang GIS


Teknologi geospasial saat ini mulai banyak digunakan di berbagai bidang dan terus meningkat. Salah satunya adalah GIS (Geographic Information System). GIS semakin sering digunakan di berbagai industry dan kualifikasi yang diperlukan untuk menjadi tenaga GIS professional mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Berikut ini adalah rekomendasi tentang bagaimana cara membangun latar belakang yang kuat dalam persiapan menjalani karir di bidang GIS berdasarkan apa yang saat ini sedang dibutuhkan oleh perusahaan atau pencari tenaga kerja.

Karir GIS
Hal yang pertama sekali diperlukan dalam membangun karir GIS yang sukses adalah pendidikan yang solid. Hal ini mencakup menjalani berbagai kelas dalam bidang kartografi, GIS, analisis spasial, manajemen basis data, teknologi web dan pemograman. Saat ini telah banyak dibuka kursus sertifikasi GIS untuk membantu menyelesaikan kebingungan mengenai kelas mana yang harus diambil, namun mengambil jurusan yang menawarkan kelas GIS akan menjadi awal mula yang bagus. Dimulai dengan mengikuti kelas kursus mengenai “Apa itu GIS?” secara umum. Hal ini vital karena adalah sangat penting untuk mengenal dengan baik dan mendalam konsep GIS secara umum sebelum mencoba berbagai aplikasinya. Mengambil kelas Kartografi juga hal penting dalam membagun karir di GIS. Banyak orang yang mengejar keterampilan di GIS namun sering kali melewatkan teknik kartografi, padahal menguasai teknik kartografi secara komprehensif adalah sangat penting, terutama dalam memahami bagaimana peta dibuat dan untuk mempelajari bagaimana membuat peta yang efektif dalam mengkomunikasikan data geografis. Memahami metode dalam menampilkan sebuah data adalah esensial dalam berkomunikasi secara efektif melalui peta.Kebanyakan perusahaan memilih setidaknya seseorang telah memperoleh gelar sarjana (S1). Bergantung pada jenis industrinya, jurusan yang dipilih berkisar dari Geografi, Ilmu Komputer, Teknik, atau Perencanaan Tata Kota. Para pencari kerja yang memiliki latar belakang selain yang telah disebutkan di atas biasanya diharuskan melengkapi pendidikan perguruan tingginya dengan sebuah program bersertifikat. Bagi mereka yang mengincar posisi manajer dalam bidang GIS akan lebih sukses jika mereka juga memiliki gelar master (S2).

Mempelajari Software GIS

Langkah selanjutnya adalah mengambil kelas kursus yang mengajarkan aplikasi dari  konsep GIS dan kartografi. Kelas ini mengajarkan software yang spesifik sehingga penting untuk memilih kelas yang mengajarkan software yang akan digunakan saat dipekerjakan nanti. Saat ini, 70 % pasar untuk software GIS didominasi oleh software buatan ESRI dengan MapInfo sebagai kompetitor terdekat. Jika masih belum yakin mengenai software yang akan dipelajari, maka disarankan untuk mempelajari software ArcGIS dari ESRI karena software ini merupakan software yang paling umum digunakan oleh perusahaan penyedia pekerjaan. Hal lain yang dapat dilakukan adalah mencari lebih banyak informasi mengenai perusahaan yang diinginkan sebagai tempat kerja untuk mengetahui jenis software yang digunakan di perusahaan tersebut. Kelas untuk software spesifik tersebut dapat diambil di universitas atau perguruan tinggi yang ada, melalui kursus satelit dari perusahaan software tersebut, atau melalui pembelajaran online. ESRI juga menawarkan beberapa kursus gratis secara online untuk beberapa kursus pengenalan software dari perusahaan tersebut.

Tahap selanjutnya

Tren GIS saat ini adalah pada kustomisasi dan aplikasi. Banyak paket software GIS yang telah diubah menyesuaikan dengan kebutuhan yang spesifik. Perubahan ini meliputi Sistem Respon Gawat Darurat sampai aplikasi terkustomisasi yang membolehkan pengguna untuk membuat sebuah mailing list berdasarkan area yang dipilih. Kebanyakan paket software GIS tersebut memiliki beberapa fungsi untuk melakukan kustomisasi menggunakan bahasa pemograman. Jenis bahasa pemograman yang digunakan tergantung pada aplikasi dari software tersebut. Untuk aplikasi pemetaan berbasis web, memahami berbagai bahas berbasis web seperti HTML, Javascript, ASP dan lain-lain adalah penting. Semenjak analisis GIS berhubungan langsung dengan pengintegrasian antara data spasial dan data tabular, pengetahuan akan manajemen basis data relasional (RDBMS) juga harus dimiliki. Oleh karena itu, disarankan untuk mengambil kelas SQL (Structured Query Language).

Mendapatkan Pengalaman GIS

Sebagaimana juga bidang-bidang yang lain, tidak ada yang dapat mengalahkan pengalaman kerja nyata. Internship atau kerja magang sangat popular di bidang GIS karena di sini perusahaan dapat mempekerjakan tenaga kerja dengan harga yang murah untuk mengerjakan pekerjaan GIS level rendah dan sebagai imbalan, menyediakan pengalaman kerja yang berharga bagi tenaga kerja baru tersebut. Satu-satunya cara agar menjadi ahli di bidang GIS adalah sangat sederhana, yaitu dengan mempraktikkannya. Mengikuti kelas kursus hanya menyediakan pengetahuan dasar dan tanpa pengalaman dalam mempraktikkannya, kebanyakan perusahaan tidak akan tertarik untuk mempekerjakan orang tersebut. Untuk mencari lowongan internship tersebut, kamu dapat mengeceknya di web atau bertanya pada admin jurusanmu. Kamu juga dapat memohon informasi secara langsung ke tempat di mana kamu tertarik untuk bekerja. Internship terkadang juga memberikan peluang untuk memperoleh pekerjaan tetap di perusahaan tersebut.

Menemukan pekerjaan GIS

Begitu menyelesaikan kuliah dan mendapatkan pengalaman kerja,maka di manakah kamu mencari pekerjaan? Ada beberapa situs di internet yang khusus menyediakan informasi mengenai lowongan pekerjaan di bidang GIS. Maka tulislah sebuah resume dan surat lamaran dan kirimkanlah melalui internet. Bidik pekerjaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan dan pengalaman kerjamu. Secara umum, hirarki dan pengalaman GIS yang dibutuhkan untuk mendapatkan posisi pekerjaan di bidang GIS adalah sebagai berikut:

Intern GIS

Hampir semua posisi level tinggi  (Teknisi, Analis, dll) akan membutuhkan beberapa training pekerjaan. Cara terbaik untuk mencapainya adalah melalui internship/magang. Kebanyakan internship dibayar rendah dan merupakan pekerjaan part time namun ini merupakan cara terbaik dalam melakukan training GIS dan untuk mengembangkan skill GIS pada latar belakang dunia nyata. Mempelajari GIS di luar buku teks adalah cara yang bagus dalam memulai pekerjaan, namun pada kenyataannya, beberapa pekerjaan GIS dapat diselesaikan dengan langkah teratur sebagaimana mengikuti step 1 – 10 di buku kerjamu. Mendapatkan internship menjadi semakin kompetitif belakangan ini. Untuk menjadi kandidat yang kompetitif untuk mendapatkan internship, melamarlah saat kamu telah menyelesaikan pendidikan yang solid di bidang GIS, khususnya kelas “Pengenalan GIS”, kelas GIS tingkat lanjut, kelas kartografi yang terpisah (jika memungkinkan) dan kelas yang mengajarkan basis data. Ketika internship akan memberikan kamu pelatihan kerja di dunia nyata, kamu diperkirakan akan menjalaninya dengan kemampuanmu sendiri. Oleh karena itu, memiliki kemampuan dasar yang baik menjadi sangat penting.

Browse: Internship Listings

Teknisi/Spesialis GIS

1 – 2 tahun pengalaman dengan software berbasis GIS. Apabila kamu telah mengambil internship, maka kamu seharusnya dapat membidik jenis pekerjaan seperti ini. Teknisi dan spesialis biasanya dapat digunakan secara bergantian. Kedua posisi tersebut merupakan posisi level menengah. Teknisi GIS diharapkan menguasai secara baik pekerjaan-pekerjaan GIS yang paling umum. Sebagai contoh: kemampuan mengedit data vector, menciptakan data di software GIS yang berasal dari berbagai sumber (dokumen kertas, data Excel, peta tulisan tangan, dll), mampu bekerja dengan basis data eksternal (seperti Access dan SQL Server) termasuk memahami structured query language (SQL), memahami system koordinat dan proyeksi, mampu bekerja dengan GPS receiver untuk memperoleh data, dan kemampuan desain kartografi yang baik. Meskipun bukan merupakan satu-satunya software GIS yang tersedia, mayoritas perusahaan mencari seseorang yang menguasai software ArcGIS dengan baik. Mampu bekerja dengan files KML dan KMZ juga berperan penting sebagaimana beberapa perusahaan menggunakan Google Maps dan Google Earth untuk beberapa pekerjaan. Pekerjaan yang umum biasanya melibatkan pembuatan peta kartografi dan manipulasi data. Kebanyakan perusahaan juga mencari seseorang dengan pengalaman pemograman tingkat dasar.

Browse: Technician/Specialist Listings

Analis GIS

Minimal 2-3 tahun pengalaman dengan software berbasis GIS. Pada level ini, kamu diharapkan mampu melakukan analisa yang kompleks dan RDBMS. Sebagai tambahan, seorang analis juga lebih benyak terlibat dengan pengembangan aplikasi dan memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam pemrograman. Sebagai contoh, jika kamu bekerja dengan software ArcGIS, python dan SQL akan diperlukan. Analis yang membangun skillnya sebagai teknisi GIS, akan memiliki kemampuan yang baik dalam desain kartografi, geografi analisis, desain dan manajemen basis data, pemrograman, manajemen proyek dan komunikasi (termasuk kemampuan menulis yang baik). Tanggung jawab menjadi supervisor dan manajemen proyek juga merupakan bagian pekerjaan bagi analis sebagaimana halnya juga mensupervisori teknisi dan tenaga intern. Permintaan akan Analis yang memiliki pengetahuan tentang software GIS berbasis open source  juga semakin meningkat belakangan ini.

Bacaan lebih lanjut: Daftar lengkap skill-skill yang dibutuhkan oleh seorang Analis GIS telah dikompilasikan oleh Michalis Avraam dalam postingannya, The essential skills to succeed in a GIS career

Browse: GIS Analyst listings

Browse: Programmer listings

Manajer atau Koordinator GIS
Bergantung dari agensi atau perusahaan, biasanya manajer telah memiliki setidaknya 5-6 tahun pengalaman di lapangan. Manajer juga setidaknya memiliki pengalaman dalam pembuatan anggaran dan manajemen proyek. Bergantung dari ukuran banyaknya staf, posisi ini juga mungkin melibatkan tanggung jawab teknik. Pada level eksekutif, memiliki GIO (Geographic Information Officer) telah muncul sebagai posisi yang baru dalam bidang GIS. Seorang GIO memiliki fungsi yang sama dengan CIO (Computer Information Officer).

Browse: GIS Management listings

Sebagaimana seluruh bidang teknik lainnya, GIS juga bidang yang berkembang pesat. Perbaharulah informasi mengenai GIS dengan menghadiri konferensi atau membaca majalah berbasis GIS. Mengikuti pelatihan GIS secara kontinu juga penting untuk mengimbangi perkembangan yang pesat dari bidang ini.

Diterjemahkan dari : gislounge.com

  1. yayan
    December 6, 2014 at 9:36 pm

    jir ajir
    assalamualaikuma jir

    apa kabar kau disana le ?

    • January 13, 2015 at 7:09 am

      Wa’alaikumsalam..
      Sorry for the late reply..
      Alhamdulillah baik yan..
      Ente gmn? lama gk ada kabar ye..

  2. January 9, 2015 at 8:10 am

    kereen planologi atau tata kota disebut juga

    setelah moratorium kapan ada cpns lagi untuk planologi ya

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: