Home > Statistika > Macam-macam kesalahan (Types Of Error)

Macam-macam kesalahan (Types Of Error)


Dalam ilmu pengukuran, kesalahan biasanya dikelompokkan menjadi 3 macam: (1) Kesalahan besar, (2) Kesalahan sistematik, dan (3) kesalahan acak.

Kesalahan Besar

Kesalahan besar merupakan hasil dari blunder atau kesalahan yang disebabkan kecerobohan (kekuranghati-hatian) pengamat. Sebagai contoh, pengamat bisa saja membidik target survey pengukuran) yang salah, atau dia membaca skala atau piringan skala secara tidak benar, atau membaca skala yang salah, atau mencatat hasil yang tidak benar dari pembacaan dengan mengubah urutan angka (misal, mencatat 41.56 m sebagai 41.65 m). Masih ada banyak lagi kesalahan yang dapat terjadi jika pengamat kurang memperhatikan.

Jika survey yang dilakukan merupakan survey yang sangat penting, maka kesalahan dan blunder tidak bisa ditoleransi. Prosedur pengukuran lapangan yang bagus telah dirancang untuk membantu melacak kesalahan-kesalahan. Berikut prosedurnya:

  1. Memeriksa secara teliti seluruh titik yang menjadi target survey
  2. Melakukan pembacaan berulang dan memeriksa konsistensi hasil bacaan yang layak
  3. Memverifikasi/mengkonfirmasi data yang dicatat dengan membaca ulang hasil bacaan
  4. Mengulang seluruh pengukuran secara mandiri dan periksa konsistensinya
  5. Menggunakan cek geometri atau aljabar sederhana, seperti membandingkan jumlah tiga sudut yang diukur pada bidang segitiga dengan 180o.

Adalah sangat penting untuk menjaga hasil pengukuran dari resiko terkadinya kesalahan. Jika kesalahan-kesalahan tersebut terjadi, maka harus ditemukan dan dieliminasi dari survey pengukuran agar pengukuran tersebut dapat digunakan.

Kesalahan sistematik

Disebut kesalahan sistematik karena kesalahan tersebut terjadi menurut beberapa system yang ditentukan yang mana ketika diketahui, dapat dinyatakan oleh beberapa hubungan fungsional. Sebagai contoh, jika pemuaian/pertambahan panjang pita baja pada dasarnya berbanding lurus terhadap temperatur, dan koefisien dari pemuaian panas diketahui, maka hubungan fungsional antara temperatur dan pertambahan panjang pita baja dapat ditetapkan. Jika panjang pita pada beberapa temperatur standar tertentu dijadikan sebagai referensi, maka perubahan panjang pita (dari panjang referensi) yang disebabkan perubahan temperatur dari nilai standarnya dapat diklasifikasikan sebagai kesalahan sistematik.

Sebuah kesalahan sistematik mengikuti suatu pola dimana kesalahan tersebut akan terduplikasi bila pengukuran diulang dalam kondisi yang sama. Sebagai contoh, pengukuran jarak dengan menggunakan pita baja akan menghasilkan kesalahan sistematik yang sama bila pita yang sama digunakan oleh pengukur yang sama untuk mengukur jarak yang sama dalam temperatur, tekanan, dan kemiringan yang sama.

Kesalahan sistematik disebut kesalahan konstan (tetap) bila baik besar maupun tandanya tetap sama selama proses pengukuran. Ia meniadakan bila tandanya berubah sementara besarnya tetap sama.

Sistem yang mendasari kesalahan sistematik mungkin tergantung pada pengamat, alat yang digunakan, kondisi fisik atau lingkungan saat pengukuran dilakukan, atau kombinasi dari faktor-faktor tersebut. Prasangka pribadi pengamat menyebabkan kesalahan sistematis yang mungkin konstan atau counteracting (meniadakan), tergantung pada prosedur pengamatan. Jika kondisi dari pengamatan bervariasi, indera alami penglihatan dan pendengaran dari pengamat mungkin bervariasi juga dan kesalahan personalnya juga bervariasi.

Pembuatan alat yang tidak sempurna atau penyesuaian alat yang tidak tidak rampung/selesai dapat menyebabkan kesalahan alat yang sistematik. Pembuatan alat yang tidak sempurna termasuk di antaranya variasi dalam graduasi skala dan eksentrisitas dalam pemusatan komponen. Sedangkan yang termasuk penyesuaian alat yang tidak rampung di antaranya tidak membuat sumbu vertikal (sumbu teleskop) theodolit tegak lurus dengan sumbu horizontalnya.

Sejak survey pengukuran dilakukan di lapangan, survey akan dipengaruhi oleh berbagai faktor fisik dan lingkungan. Sebagai contoh temperature dan kemiringan tanah mempengaruhi jarak yang diukur (menggunakan pita ukur), sementara kelembaban dan tekanan udara sebagaimana juga temperature mempengaruhi Electro-optical Distance Measurements (EDM), pengukuran sudut dan perataan. Semua pengaruh ini secara fungsional dinyatakan dalam suatu factor yang mana menyebabkan kesalahan tersebut dan diklasifikasikan sebagai kesalahan sistematik.

Semua sumber kesalahan sistematik yang telah dibahas sampai saat ini berkaitan langsung dengan operasi pengamatan. Namun bagaimanapun, kesalahan sitematik juga dapat disebabkan oleh penyederhanaan model geometri atau matematika yang dipilih untuk mewakili daerah survey. Semisal model segitiga digunakan untuk menghubungkan tiga stasiun yang terpisah beberapa kilometer daripada menggunakan model segitiga bola, maka kelebihan jarak yang terjadi akan muncul sebagai kesalahan sistematik.

Dalam mereduksi kesalahan dalam pengukuran, penting untuk memdeteksi dan mengoreksi segala kemungkinan kesalahan sistematik.

Kesalahan Acak

Setelah semua blunder ditemukan dan dikoreksi, dan pengukuran dikoreksi untuk semua kesalahan sistematik yang diketahui, masih terdapat beberapa variasi dalam pengukuran. Hasil yang bervariasi ini berasal dari kesalahan pengamatan dimana kesalahan tersebut tidak mempunyai hubungan fungsional dengan system yang ditentukan. Kesalahan ini mempunyai prilaku acak dan diatasi dengan cara yang sesuai.

About these ads
Categories: Statistika Tags: ,
  1. dhea safira
    August 18, 2014 at 11:46 am

    Sangat membantu,terima kasih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: